FEB UAD Gelar 3rd International Economic Fair 2026

FEB Universitas Ahmad Dahlan UAD Gelar International Economic Fair 2026 (Foto. Mawar)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka rangkaian 3rd International Economic Fair (IEF) 2026 melalui kegiatan International Market Week pada Senin, 7 Juli 2026. Mengusung tema “Lead the Change: Young Innovators for the Sustainable Global Economy”, kegiatan yang berlangsung hingga 9 Juli 2026 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, jiwa kewirausahaan, serta memperluas jejaring di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Panitia, Gea Dwi Asmara, S.E., M.Ec.Dev., dalam laporannya menyampaikan bahwa International Economic Fair merupakan agenda tahunan FEB UAD yang tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi, inovasi, dan pengembangan karakter mahasiswa. Tahun ini, penyelenggaraan IEF mengimplementasikan berbagai inovasi, salah satunya melalui International Market Week yang menerapkan sistem transaksi cashless. Selain mengikuti perkembangan transformasi digital, inovasi juga menjadi salah satu aspek penilaian bagi setiap tenant.
Gea menjelaskan bahwa 3rd International Economic Fair 2026 diselenggarakan selama empat hari, mulai 6-9 Juli 2026, dengan pendaftaran peserta yang telah dibuka sejak awal Juni. Beragam kegiatan digelar dalam rangkaian acara tersebut, meliputi International Market Week, kompetisi futsal, e-sport competition, essay competition, lomba nasyid, lomba tartil, video content competition, serta TikTok Affiliate Marketing Challenge.
Ia juga memaparkan antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini. International Market Week diikuti oleh 64 tenant mahasiswa yang berasal dari Program Studi Manajemen (21 tenant), Akuntansi (15), Bisnis Jasa Makanan (12), Ekonomi Pembangunan (7), serta peserta dari luar FEB (6 tenant). Selain itu, Essay Competition berhasil menjaring 140 karya ilmiah, termasuk empat karya yang berasal dari universitas luar negeri, yakni Universiti Sains Islam Malaysia dan Xiamen University, Tiongkok. Sementara itu, kompetisi futsal diikuti delapan tim dari berbagai perguruan tinggi, sedangkan berbagai cabang lomba lainnya juga mendapat partisipasi aktif dari mahasiswa lintas fakultas.
Tidak hanya menghadirkan kompetisi, IEF 2026 juga menyediakan ruang edukasi melalui talkshow dan sharing session yang diselenggarakan pada hari kedua dan ketiga bekerja sama dengan Program Inklusi PP ‘Aisyiyah sebagai sponsor utama. Salah satu sesi talkshow mengangkat tema pencegahan kekerasan seksual, sebagai bentuk kepedulian terhadap isu sosial sekaligus upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif.
Pada kesempatan tersebut, Dekan FEB UAD, Dr. Dini Yuniarti, S.E., M.Si., secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa International Economic Fair merupakan agenda tahunan yang memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian tujuan fakultas, khususnya dalam pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang kewirausahaan, inovasi, dan kolaborasi internasional.
Dr. Dini juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momen istimewa karena merupakan salah satu agenda terakhir yang dibukanya sebagai Dekan FEB UAD sebelum mengakhiri masa jabatannya.
Ia berharap kepemimpinan baru nantinya dapat melanjutkan berbagai program yang telah dirintis serta membawa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAD semakin berkembang di masa mendatang.
Di akhir laporannya, Gea menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, sponsor, peserta, hingga seluruh panitia yang telah bekerja selama berbulan-bulan demi terselenggaranya acara dengan baik. Ia juga berharap seluruh rangkaian 3rd International Economic Fair 2026 dapat berjalan lancar, memberikan manfaat bagi seluruh peserta, serta menjadi ruang lahirnya inovasi-inovasi baru dari generasi muda untuk mewujudkan ekonomi global yang berkelanjutan. (Mawar)
