• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Teatrikal Puisi Sepucuk Surat Buat Emak: Sebuah Ode Rindu dari Perantau

24/01/2025/in Terkini /by Ard

Penampilan teatrikal puisi “Sepucuk Surat Buat Emak” oleh mahasiswa PBSI UAD (Dok. Eka)

Penampilan teatrikal puisi “Sepucuk Surat Buat Emak” karya Toton Dai Permana berhasil mencuri perhatian penonton dalam acara Saskritika Rasa. Dibawakan oleh enam mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (PBSI UAD), yaitu Dea Miranda, Meida Ayuk Nur Hanifah, Nur Isna Oktavia Alkholili, Sariyatul Fadhilah, Safihuna Layaliya Mujahidah, dan Nuurul Mukhlisah, teatrikal ini menggambarkan kerinduan mendalam seorang perantau kepada ibunya.

“Alasan kami memilih puisi ini karena kami merasa relevan dengan isinya. Sebagai mahasiswa perantau, kami sering kali merasa harus menghadapi segalanya sendiri, tetapi tetap ada kerinduan akan pelukan hangat seorang ibu,” jelas Nur Isna Oktavia Alkholili.

Proses kreatif teatrikal ini memakan waktu panjang. Di bawah bimbingan Anes, para penampil dilatih untuk membacakan puisi sesuai karakter masing-masing, menghidupkan sosok pekerja perantau, hingga mempelajari teknik blocking dan penguasaan panggung. Kekompakan tim menjadi faktor utama keberhasilan penampilan ini, terutama dalam menyamakan nada, ekspresi, dan gestur tubuh.

Konsep utama yang diusung adalah kerinduan terhadap ibu dan kampung halaman. Properti yang digunakan, seperti pigura berisi foto ibu, memperkuat pesan emosional dari puisi. “Kami menyesuaikan ekspresi dan gestur tubuh dengan bait puisi yang dibacakan. Ada emosi marah, kecewa, sedih, hingga pasrah yang kami tampilkan secara bergantian,” tambah Nur.

Tantangan terbesar dalam penampilan ini adalah menjaga keseimbangan antara elemen teatrikal seperti ekspresi, nada, dan instrumen musik. “Kami harus memastikan semua elemen selaras agar pesan puisi tetap tersampaikan dengan baik,” ungkap Nur.

Teatrikal ini tidak hanya menyuguhkan seni visual yang memukau, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang kasih ibu. “Kami ingin mengingatkan bahwa sejauh apa pun kita pergi mengejar cita-cita, pelukan ibu adalah tempat kita kembali. Kehidupan kota yang kita idamkan saat kecil kini terasa hampa tanpa kasih sayang ibu,” ujarnya.

Penampilan ini mendapat apresiasi luar biasa dari penonton. Suasana haru terasa di ruangan saat para pemain membawakan teatrikal dengan penuh penghayatan. Tepuk tangan meriah mengiringi akhir penampilan, menandakan pesan dan emosi telah sampai ke hati para penonton.

Teatrikal puisi “Sepucuk Surat Buat Emak” menjadi bukti bahwa puisi dapat dihidupkan dengan perpaduan seni teater, menghadirkan rasa dan makna yang lebih dalam bagi audiens. (eka)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, FKIP, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penampilan-teatrikal-puisi-Sepucuk-Surat-Buat-Emak-oleh-mahasiswa-PBSI-UAD-Dok.-Eka.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-24 09:55:542025-01-24 09:55:54Teatrikal Puisi Sepucuk Surat Buat Emak: Sebuah Ode Rindu dari Perantau
You might also like
Menyelami Lebih Dalam tentang Passion di Passion Class P2K
UAD Gelar Closing Ceremony Pelepasan Mahasiswa Internasional
Menjadi Teman Bertumbuh yang PEKA: Refleksi Konselor Sebaya dalam Menemani Perjalanan Diri
Tim PPKO HMTP Gandeng BPTPB dan UKBAP, Sosialisasikan Budi Daya Nila Salin dan Ugadi
Festival Seni Anak UAD FAIR 2023: Refleksi Cita-Cita dan Nasionalisme
Webometrics 2024, UAD Peringkat Pertama PTS se-DIY

PRESTASI

  • Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 202626/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional22/05/2026
  • Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 202611/05/2026
  • Tim Bola Voli Putra UAD Raih Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 202604/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Bronze Medal di Bandung Essay Competition #304/05/2026

FEATURE

  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026
  • Perjuangan Sabriyandi Jadi Wisudawan Terbaik FKIP UAD21/05/2026
  • Regina Nadyani Ungkap Strategi Meraih Predikat Wisudawan Terbaik FSBK UAD19/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top