• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Matematika Komputasi dan Masa Depan AI

24/05/2025/in Feature /by Ard

Prof. Dr. Julan Hernadi, M.Si., Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Prof. Dr. Julan Hernadi, M.Si. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Matematika Komputasi. Bertempat di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), prosesi pengukuhan bukan hanya selebrasi akademik, tetapi juga refleksi panjang atas kontribusinya dalam merintis dan mengembangkan ranah matematika modern, khususnya di titik temu antara teori, komputer, dan kecerdasan buatan.

Dalam pidato ilmiahnya yang berjudul “Matematika Komputasi dalam Pengembangan Artificial Intelligence”, Prof. Julan membentangkan lintasan keilmuan yang memadukan abstraksi matematis dengan aplikasi nyata dalam teknologi cerdas. Baginya, matematika bukan sekadar angka dan rumus, tetapi bahasa semesta yang mendasari ciptaan Tuhan dan mengatur keteraturan alam.

“Matematika adalah satu-satunya ilmu yang tetap bisa dipelajari bahkan di surga,” ucapnya mengutip pandangan platonisme bahwa matematika bukan diciptakan, melainkan ditemukan dan penemunya yang utama tentu Sang Pencipta.

Prof. Julan memulai penelitiannya dari gelombang kecil bernama wavelet, yang kemudian membawanya pada penggunaan metode numerik dan artificial neural network dalam model-model komputasi. Ia adalah salah satu pionir dalam mengintegrasikan matematika komputasi dengan sistem kecerdasan buatan di Indonesia, jauh sebelum istilah “AI” menjadi tren global.

Riset-risetnya membahas kompleksitas sistem tak linier, optimasi parameter, hingga arsitektur jaringan syaraf tiruan yang kini menjadi fondasi teknologi seperti Chat GPT. Ia menyoroti bagaimana model AI masa kini, dengan miliaran parameter seperti GPT-3 dan GPT-4, tidak akan lahir tanpa kerangka kerja matematis yang kokoh.

“Pada dasarnya, melatih model AI adalah pekerjaan matematika komputasi,” ujarnya. Dalam pidatonya, ia juga mengkritisi minimnya pelibatan matematika teoritis dalam desain dan pelatihan model AI saat ini, yang menurutnya berdampak pada lemahnya prediksi, arsitektur yang tidak efisien, dan proses yang serba coba-coba.

Prof. Julan pun tidak hanya tenggelam dalam laboratorium riset. Ia giat menerbitkan buku ajar, mengembangkan pembelajaran numerik berbasis GeoGebra, serta menginisiasi pendekatan computational thinking sejak sekolah dasar. Ia percaya, jika Indonesia ingin menjadi penemu teknologi bukan sekadar konsumen maka matematika harus menjadi penghela inovasi, bukan penghalang mental.

Kisah hidupnya sendiri adalah bukti dedikasi. Lahir di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menempuh pendidikan hingga pasca doktoral di Graz, Austria, lalu kembali membaktikan diri di perguruan tinggi Muhammadiyah dan LLDikti. Selama lebih dari dua dekade, ia berkiprah sebagai pendidik, peneliti, penulis, dan penggerak pembelajaran yang memanusiakan ilmu.

Di akhir pidatonya, Prof. Julan berpesan, “Kalau dulu objek yang dihitung adalah angka, kini semuanya bisa di matematisasi, termasuk bahasa, emosi, bahkan intuisi. Maka, tidak ada jalan lain. If you want to understand the universe, you must understand mathematics.”

Dengan pengukuhan ini, Prof. Julan Hernadi tak hanya menorehkan sejarah pribadi, tetapi juga menyalakan api semangat baru dalam menjadikan matematika sebagai jantung teknologi dan peradaban. (dnd)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, FTI, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Julan-Hernadi-M.Si_.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-24 10:03:462025-05-24 10:03:46Matematika Komputasi dan Masa Depan AI
You might also like
Tim PPK Ormawa Himafi UAD Gelar Sekolah Lapangan Pengolahan Produk Vanili di Desa Pagerharjo
Bayu Aji, Angkat ‘Innovative Biotechnology’ di Pilmapres FTI UAD
Tim OrganiSync Informatika UAD Torehkan Prestasi di Top 50 Nasional dalam Bangkit Academy 2024
Inovasi Es Krim Daun Kelor Tim Mowlycream UAD Lolos Pendanaan P2MW 2025
Tim Jagratara UAD Raih Prestasi di Smart Innovation Competition 2024
KKN UAD Dorong Remaja Gunungkidul Lebih Kreatif dan Inovatif

TERKINI

  • Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Usung Program Desa Sehat di Caturharjo11/06/2026
  • Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah10/06/2026
  • Baitul Arqam Mahasiswa UAD Angkatan 2025 Gelombang 2 Resmi Ditutup10/06/2026
  • Dahlan Muda Menginspirasi di MA Miftahunnajah Sleman10/06/2026
  • Mahasiswa UAD Berbagi Inspirasi di Ponpes Taruna Al-Qur’an Putri09/06/2026

PRESTASI

  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026
  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026
  • Pustakawan UAD Raih Juara II Riset Terbaik pada SILASMA 202609/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional, Teliti Duolingo dalam Meningkatkan Self-Directed Learning09/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top